Jejak Langka Harapan
Karya: Jamilah Oktavia Ilham, S.Pd
Dibawah langit di atas bumi,
Kususuri jalan tandus dan becek.
Keringat menentes, membasahi tubuh dan jatuh ke atas bumi,
Bukan untuk berhenti, tapi bukti berani.
Luka adalah guru, lelah adalah teman,
Perjuangan ini takkan pernah padam.
Meski badai datang menghalang,
Harapan di dada tetap benderang, menyalah.
Akan kupetik harapan dipuncak sana,
Dengan doa dan kerja keras membahana.
Masa depan bukan sekedar impian,
Tapi wujud nyata dari perjuangan.
